Xamarin Shell: Menggunakan Shell Pada Xamarin Forms

Xamarin.Forms 4.0 memperkenalkan fitur-fitur baru yang luar biasa untuk membantu merampingkan pengembangan saat membangun aplikasi mobile yang cantik dengan C #. Penekanan utama adalah Xamarin.Forms Shell baru, yang berupaya mengurangi kerumitan membangun aplikasi mobile dengan menyediakan fitur arsitektur aplikasi mendasar. Seperti hierarki visual, navigasi, routing berbasis URI, dan penanganan pencarian terintegrasi.

Pada tutorial ini anda akan melihat betapa mudahnya memasang fitur shell pada aplikasi Xamarin. Bentuk Shell dengan berbagai jenis skema navigasi dan cara menavigasi ke sub-halaman.

1. Untuk membuat shell dari awal, anda dapat membuat project baru kemudian pilih template untuk membuat shell seperti gambar dibawah ini.

image

2. Namun jika anda sudah memiliki project Xamarin Forms, maka anda dapat menambahkan Shell dengan cara menambahkan halaman xaml yang diturunkan dari class Shell.

3. Pada Xamarin Forms project tambahkan xaml baru dengan nama AppShell.xaml

<Shell xmlns="http://xamarin.com/schemas/2014/forms"
             xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2009/xaml"
             x:Class="Latihan1.AppShell">
</Shell>

4. Kemudian pada code behind tambahkan kode sebagai berikut:

    public partial class AppShell : Shell
    {
        public AppShell()
        {
            InitializeComponent();
        }
    }

5. Kemudian pada App class tambahkan kode berikut ini untuk membuka shell pertama kali.

        public App()
        {
            InitializeComponent();
            MainPage = new AppShell();
        }

6. Untuk menambahkan menu anda dapat menggunakan FlyoutItem atau menggunakan TabBar.

7. Untuk menampilkan menu yang dapat di slide di sebelah kiri, anda dapat menggunakan flyout item. Kodenya adalah sebagai berikut:

<Shell ---------
       xmlns:views="clr-namespace:Latihan1.Bab3">
    <FlyoutItem Title="List Sample"
                FlyoutDisplayOptions="AsMultipleItems">

        <ShellContent Title="Binding List String">
            <views:BindingListString />
        </ShellContent>
        <ShellContent Title="Binding Data Model">
            <views:BindingToDataModel />
        </ShellContent>

        <ShellContent Title="Custom ListView">
            <views:ListViewCustom />
        </ShellContent>
    </FlyoutItem>
</Shell>

8. Tampilannya dapat dilihat sebagai berikut:

image

9. Menu yang ditmbahkan bisa juga berupa tab.

    <FlyoutItem Title="List Sample"
                FlyoutDisplayOptions="AsMultipleItems">
        <Tab Title="Tab Menu">
            <ShellContent Title="Binding List">
                <views:BindingListString/>
            </ShellContent>
            <ShellContent Title="Image Cell">
                <views:ListViewImageCell />
            </ShellContent>
        </Tab>
        <ShellContent Title="Binding List String">
            <views:BindingListString />
        </ShellContent>
        <ShellContent Title="Binding Data Model">
            <views:BindingToDataModel />
        </ShellContent>

        <ShellContent Title="Custom ListView">
            <views:ListViewCustom />
        </ShellContent>
    </FlyoutItem>

10. Anda dapat melihat tampilannya sebagai berikut:

image

Xamarin Essentials: Menggunakan Map

Map API dapat digunakan untuk menampilkan posisi/lokasi tertentu kedalam google map.

1. Buat halaman baru dengan nama XEMap. Kemudian tambahkan kode xaml berikut:

        <StackLayout>
            <Button x:Name="btnMap" Text="Map" Clicked="btnMap_Clicked" />
            <Button x:Name="btnPlacemark" Text="Placemark" Clicked="btnPlacemark_Clicked" />
        </StackLayout>

2. Tambahkan kode berikut ketika tombol Map ditekan.

        public async Task NavigateToBuilding25()
        {
            var location = new Location(47.645160, -122.1306032);
            var options = new MapLaunchOptions { Name = "Microsoft Building 25" };

            await Map.OpenAsync(location, options);
        }

        private async void btnMap_Clicked(object sender, EventArgs e)
        {
            await NavigateToBuilding25();
        }

3. Jalankan aplikasi untuk membuka map sesuai lokasi yang telah ditentukan.

image

4. Anda juga dapat memasukan informasi placemark yang lebih lengkap sebagai berikut:

        private async void btnPlacemark_Clicked(object sender, EventArgs e)
        {
            var placemark = new Placemark
            {
                CountryName = "United States",
                AdminArea = "WA",
                Thoroughfare = "Microsoft Building 25",
                Locality = "Redmond"
            };
            var options = new MapLaunchOptions { Name = "Microsoft Building 25" };

            await Map.OpenAsync(placemark, options);
        }

Xamarin Forms: Android Deployment (Membuat APK)

Pada tutorial ini akan dijelaskan bagaimana cara membuat Android APK pada Xamarin Forms.

Untuk membuat Android APK ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Klik kanan pada project Android, kemudian pilih Archive.

image

2. Setelah langkah ini dikerjakan maka Visual Studio akan menyiapkan semua file yang nanti akan dikompilasi menjadi file .apk.

image

image

3. Setelah selesai pilih tombol Distribute untuk mendistribusikan .apk yang akan dibuat. Ada dua pilihan yaitu Ad Hoc dan Google Play. Pilih Ad Hoc untuk mendistribusikan .apk tanpa melalui google play.

image

4. Anda akan diminta untuk membuat sertifikat Android Keystore, masukan data yang dibutuhkan seperti gambar dibawah ini, kemudian tekan tombol Create.

image

5. Setelah proses signing identity pada aplikasi yang kita buat, pilih tombol Save As.

image

6. Beri nama .apk tersebut, misalnya modul2.modul2

image

7. Anda akan diminta untuk memasukan password yang sebelumnya sudah anda buat ketika membuat Android Keystore.

image

8. Anda dapat melihat bahwa kita sudah berhasil membuat file .apk yang siap untuk didistribusikan.

image

Xamarin Essentials: Menggunakan Geocoding

Geocoding API menyediakan informasi geocode placemark (alamat tertentu) menjadi koordinat latitude dan longitude, dan sebaliknya koordinat menjadi placemark (reverse geocode coordinates).

1. Buat halaman baru dengan nama XEGeocoding dan tambahkan kode xaml berikut:

        <StackLayout>
            <Entry x:Name="txtAlamat" Placeholder="Masukan Alamat" />
            <Button x:Name="btnGeocoding" Text="Geocoding" 
                    Clicked="btnGeocoding_Clicked" />
        </StackLayout>

2. Kemudian tambahkan code behind berikut untuk menampilkan geocode.

        private async void btnGeocoding_Clicked(object sender, EventArgs e)
        {
            try
            {
                var address = txtAlamat.Text;
                var locations = await Geocoding.GetLocationsAsync(address);
                var location = locations?.FirstOrDefault();
                if (location != null)
                {
                    await DisplayAlert("Keterangan",
                        $"Latitude: {location.Latitude}, Longitude: {location.Longitude}, Altitude: {location.Altitude}", "OK");
                }
            }
            catch (FeatureNotSupportedException fnsEx)
            {
                await DisplayAlert("Error", fnsEx.Message, "OK");
            }
            catch (Exception ex)
            {
                await DisplayAlert("Error", ex.Message, "OK");
            }
            
        }

3. Kemudian jalankan aplikasi dan ketikan alamat tertentu, maka akan ditampilkan posisi latitude dan longitude dari alamat tersebut.

image

4. Anda juga dapat melakukan reverse geocoding dari koordinat latitude dan longitude.

5. Tambahkan entry pada halaman xaml untuk memasukan data latitude dan longitude.

        private async void btnReverseGeo_Clicked(object sender, EventArgs e)
        {
            try
            {
                double lat = Convert.ToDouble(txtLatitude.Text);
                double lon = Convert.ToDouble(txtLongitude.Text);

                var placemarks = await Geocoding.GetPlacemarksAsync(lat, lon);

                var placemark = placemarks?.FirstOrDefault();
                if (placemark != null)
                {
                    var geocodeAddress =
                        $"AdminArea:       {placemark.AdminArea}\n" +
                        $"CountryCode:     {placemark.CountryCode}\n" +
                        $"CountryName:     {placemark.CountryName}\n" +
                        $"FeatureName:     {placemark.FeatureName}\n" +
                        $"Locality:        {placemark.Locality}\n" +
                        $"PostalCode:      {placemark.PostalCode}\n" +
                        $"SubAdminArea:    {placemark.SubAdminArea}\n" +
                        $"SubLocality:     {placemark.SubLocality}\n" +
                        $"SubThoroughfare: {placemark.SubThoroughfare}\n" +
                        $"Thoroughfare:    {placemark.Thoroughfare}\n";

                    await DisplayAlert("Keterangan",geocodeAddress,"OK");
                }
            }
            catch (FeatureNotSupportedException fnsEx)
            {
                await DisplayAlert("Error", fnsEx.Message, "OK");
            }
            catch (Exception ex)
            {
                await DisplayAlert("Error", ex.Message, "OK");
            }
        }

image