Memasang Aplikasi Xamarin Forms ke iOS Devices (Part 1)

Pada artikel ini akan ditunjukan bagaimana cara menjalankan aplikasi Xamarin Forms anda pada platform IOS.

Untuk dapat terkoneksi dengan komputer Mac, mengkompilasi kode, dan menjalankan aplikasi pada IOS simulator, anda harus terhubung dengan komputer Mac yang berada pada satu jaringan. Selain itu anda juga membutuhkan beberapa program yang harus sudah terinstal pada komputer Mac anda. Adapun requirement yang dibutuhkan untuk diinstal pada komputer Mac adalah sebagai berikut:

  • Komputer Mac yang menjalankan OS X Yosemite (10.10) atau versi yang lebih tinggi.
  • Xamarin Studio 5.10 atau versi yang lebih tinggi.
  • Xamarin.iOS SDK.
  • Apple’s Xcode(7+) IDE dan iOS SDK.

Anda dapat mendownload XCode pada link dibawah ini: https://developer.apple.com/download/

image

Pada modul ini saya akan menggunakan XCode versi 8.2.1. Setelah XCode terinstal, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menginstal Xamarin for Mac. Anda dapat mengunduh Xamarin for Mac pada link berikut ini: https://www.xamarin.com/download

Untuk membuat aplikasi Xamarin Forms IOS ada dua alternatif cara pengembangan aplikasi yang dapat anda pilih. Yang paling mudah adalah anda langsung menggunakan komputer Mac dan menggunakan editor Xamarin Studio for Mac, cara ini lebih praktis dan mudah karena tidak perlu menggunakan lebih dari 1 komputer.

Cara yang kedua adalah dengan tetap menggunakan komputer Windows dan IDE Visual Studio 2015. Cara ini dibutuhkan jika anda menginginkan mendeploy aplikasi anda tidak hanya pada platform Android dan IOS. Dengan menggunakan sistem operasi Windows 10, maka anda dapat mentarget platform yang lebih luas seperti Windows 8.1, Windows Phone, dan Windows 10 UWP (Universal Windows Platform).

Menggunakan Xamarin Studio for Mac

Buka editor Xamarin Studio for Mac. Kemudian pilih New Solution. Pada jendela New Solution pilih Multiplatform App – Xamarin Forms – Form App.

image

image

Pilih tombol Next, kemudian beri nama aplikasinya Modul6_1. Untuk informasi organization identifier anda dapat menambahkan nama namespace dari project anda secara bebas. Pada contoh ini saya memberi nama com.dicodingxamarin. Karena anda menggunakan komputer Mac maka target aplikasi yang dapat dibuat adalah aplikasi Android dan IOS. Anda tidak dapat mentarget aplikasi Windows jika menggunakan komputer Mac.

image

Untuk pilihan Shared Code pilih Portable Class Library dan jangan lupa untuk mencentang pilihan “Use XAML for user interface files”, kemudian pilih tombol Next.

image

Tentukan lokasi dimana anda akan menyimpan project anda pada komputer Mac. Kemudian tekan tombol Create untuk membuat solution baru. Tampilan IDE Xamarin Studio for Mac dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

image

Pada solution diatas mempunyai 3 macam project yaitu Portable, Android, dan IOS. Klik kanan pada project IOS kemudian pilih “Set as startup project”.

Untuk menjalankan project pada IOS simulator, pilih tombol Run.

image

Maka akan IOS simulator akan dijalankan, dan project tersebut akan di deploy pada IOS simulator tersebut. Tampilan IOS simulator yang menjalankan project dapat dilihat pada gambar berikut.

image

Pada artikel selanjutnya akan ditunjukan bagaimana cara untuk mendeploy aplikasi yang dibuat menggunakan Xamarin Forms ke iOS devices seperti IPhone atau IPad.

Xamarin Master Class–Bekraf Dev Day Surabaya

Pada tanggal 3 Sept 2017 telah dilangsungkan acara Bekraf Developer Day 2017 yang berlokasi di Hotel Shangri-La Surabaya.

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Dicoding dengan dukungan Asosiasi Game Indonesia, Bank DBS Indonesia, BEBRAS Indonesia, Codepolitan, Dicoding Elite, Ericsson, Google, IBM Indonesia, Intel Innovator, Komunitas ID-Android, Microsoft Indonesia, Samsung Developer Warrior, Samsung Indonesia, dan perusahaan-perusahaan teknologi di Indonesia.

Pada acara ini peserta akan mendapatkan update teknis dari para praktisi yang telah sukses dalam pengembangan aplikasi, web, game, dan Internet of Things yang dikemas dalam sesi inspirasi, workshop/Masterclass, live coding, dan talkshow.

Pada acara ini saya diberi kesempatan untuk berbagi ilmu dengan rekan-rekan developer dari seluruh Indonesia untuk membawakan materi Master Class Workshop dengan judul Membangun Aplikasi Multiplatform dengan Xamarin.

16

Bekraf Developer Day–Xamarin Master Class

Pada tanggal 9 April 2017 telah dilaksanakan acara BEKRAF Developer Day 2017 – Solo.

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Dicoding dengan dukungan Asosiasi Game Indonesia, Dicoding Elite, Google Developer Expert, IBM Indonesia, Intel Innovator, Komunitas ID-Android, TSM Indonesia, Samsung Indonesia, dan perusahaan-perusahaan teknologi di Indonesia.

Tema acara ini adalah: Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Digital

Peserta akan mendapatkan update teknis dari para praktisi yang telah sukses dalam pengembangan aplikasi, game, dan Internet of Things yang dikemas dalam sesi inspirasi, workshop/Masterclass, live coding, dan talkshow. 

Saya mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi sebagai narasumber pada kelas Masterclass 01 – Pembuatan Aplikasi Multiplatform dengan Xamarin.

24

1

Azure Table Storage dengan ASP.NET MVC (Part 1)

Banyak developer yang tidak mengetahui apa itu azure table storage, dan ada sebagian developer yang belum tahu benar apa kegunaan dari azure table storage. Bagi kebanyakan developer pengalaman menggunakan table storage adalah menggunakan database relasional seperti SQL Server atau MySQL. Database relasional terdiri dari banyak table, dan setiap table memiliki kolom yang sudah terdefinisi secara jelas. Anda dapat mendefinisikan satu atau lebih kolom sebagai kolom identitas (primary key). Kolom identitas tersebut juga digunakan untuk merelasikan antar table.

Azure menyediakan beberapa cara untuk penyimpanan dan pengaturan data yaitu: SQL Azure untuk menyimpan relasional data, DocumentDb, Blob, dan Table Storage. Bagi developer yang familiar dengan relasional database, Azure Table Storage kadang dirasa janggal dan banyak yang belum paham dengan cara kerjanya.

Secara desain Azure table storage mempunyai potensi untuk menyimpan data dengan jumlah besar, dan menyediakan cara yang efisien untuk pengaksesan kembali datanya. Tidak seperti relational database yang memiliki berbagai macam aturan seperti constrain, relationship, view, store procedure, dll. Pada table storage anda hanya berurusan dengan data. Azure table menggunakan keys yang efisien untuk digunakan meng-query data. Anda juga dapat menggunakan PartitionKey untuk kebutuhan load balancing jika anda memutuskan untuk menyimpan data pada lebih dari satu server. Table storage juga tidak memiliki schema yang spesifik. Table storage hanya merupakan baris data yang terstruktur. Anda dapat memiliki table yang hanya menyimpan satu jenis tipe data saja atau dapat juga menyimpan beberapa jenis tipe data dalam satu table.

image

image 

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menambahkan Storage Account baru pada layanan Azure. Jika anda belum memiliki akun Microsoft Azure anda dapat mendaftar untuk mendapatkan versi trial pada url berikut https://azure.microsoft.com/en-us/pricing/free-trial/

Kemudian tambahkan Storage Account baru, pada contoh berikut

image

image

Pada tahap ini anda sudah berhasil untuk membuat Storage Account baru, pada tutorial selanjutnya kita akan membuat project ASP.NET MVC baru dan menambahkan Azure Table Storage dan Blob kedalam Storage Account yang sudah kita buat.